Sistem Integrasi Solar Panel untuk Pemenuhan Listrik

· Solar Jarwinn

Efisiensi kegunaan listrik dapat terbantu dengan adanya kolaborasi antar solar panel, genset dan PLN. Tiap elemen membantu pemenuhan kebutuhan listrik. Fungsi pada sistem integrasi yang saling berkesinambungan membuat ketiganya berdiri sama penting.

Meski pemasangan solar panel saat ini sangat tren digunakan, genset masih setia mendampingi saat panel tidak menghasilkan daya. Begitu juga dengan listrik konvensional dari PLN yang tetap menjadi sumber utama dari keseluruhan integrasi.

Cara Integrasi Solar Panel, Genset dan PLN

Ada beberapa cara untuk integrasi tiap elemen penggunaan listrik. Namun kita tetap harus melihat pada kebutuhan dan kondisinya. Untuk mengetahui bagaimana integrasi sistem tersebut Anda bisa melihat poin-poinnya yang meliputi:

On-Grid System dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Genset

Sistem ini biasa ditemukan pada kebutuhan bangunan dan rumah. Sumber utama berasal dari PLTS dengan cadangan genset. Jika energi matahari tidak bisa memenuhi kebutuhan listrik maka genset secara otomatis akan menyala.

Lalu bagaimana jika daya genset juga tidak mampu memenuhi energi listrik? Tentu saja akan kembali pada sumber cadangannya. PLN yang akan menangani keseluruhan kendala sebagai cadangan utama.

Off-Grid System dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Genset

Masih sama dengan On Grid sistem, baik dari PLTS dan juga genset saling melengkapi. Saat kehabisan daya pada panel genset akan kembali menyala untuk menghidupkan listrik. Hanya saja perbedaannya ada pada PLN yang tidak dihubungkan pada sistem ini, sehingga berfokus pada kinerja PLTS dan genset saja.

Hybrid System

Berbeda dari dua sistem sebelumnya, sistem hybrid ini memiliki fokus pada PLTS dan genset secara bersamaan. Dua elemen tersebut menjadi sumber utama, genset bukan lagi menjadi cadangan untuk PLTS. Namun hanya digunakan sesuai kebutuhan dan PLN kembali menjadi cadangan utama seperti pada sistem On-Grid.

Manfaat Integrasi

Sebagai pemenuhan kebutuhan listrik, integrasi antar solar panel, genset dan PLN memberikan banyak manfaat. Tidak hanya memudahkan pemerintah dalam proses pengadaan fasilitas listrik yang hemat biaya. Masyarakat juga lebih gampang dalam memperoleh listrik dengan inovasi yang semakin mumpuni.

Integrasi yang dilakukan juga dapat memberikan efisiensi energi. Artinya sistem penggabungan antar sumber listrik ini mampu mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga nuklir. Selain mengurangi biaya bulanan listrik, ini juga bisa menghindari biaya perbaikan dari kerusakan yang terjadi sewaktu-waktu.

Syarat dalam Integrasi

Integrasi dapat berjalan ketika telah memenuhi beberapa persyaratan. Sebelum melakukan integrasi pastikan Anda telah memahami apa saja yang harus dan tidak dilakukan. Hal ini menjadi penting supaya tidak mengalami kerugian atau awam dalam proses integrasi.

Ada dua syarat yang perlu dipahami dalam sistem integrasi yakni persyaratan teknis dan administrasi. Kedua syarat ini sama penting dan perlu di ingat untuk proses integrasi yang maksimal.

Syarat Teknis

Berikut beberapa syarat teknisnya:

Melakukan Survei

Sebelum dilakukan integrasi Anda dapat melakukan survei, baik dari area pemasangan maupun atap jika menggunakan panel surya. Cari informasi sebanyak mungkin dari sumber integrasi yang akan dilakukan.

Memilih Komponen

Menunjang kebutuhan dengan komponen yang baik. Misalnya menentukan ukuran dan jenis dari panel surya, genset, serta komponen lain harus diperhatikan. Dengan komponen yang berkualitas tentu akan menghasilkan daya yang lebih maksimal.

Merencanakan Sistem

Membuat Single Line Diagram atau Diagram Satu Garis untuk gambaran sebelum integrasi. Skema ini akan memudahkan proses pemasangan panel dan membuat perencanaan lebih terstruktur. Kita biasa menyebutnya dengan sketsa dalam proses perencanaannya.

Memiliki Sertifikat Kelayakan

Sertifikasi kelayakan menjadi salah satu syarat agar dapat dilakukan integrasi. Tujuannya untuk memperbolehkan integrasi berlangsung dan dilakukan setelah PLN melakukan inspeksi teknis dari On-Grid sistem.

Syarat Administrasi

Berikut beberapa syarat teknisnya:

Membuat Surat Perizinan

Surat perizinan yang dibuat untuk integrasi solar panel, genset dan PLN. Ini hanya diperuntukkan pada sistem on-grid.

Membuat Surat Kuasa

Apabila surat perizinan telah dibuat namun permohonan dilakukan oleh pihak ketiga, maka wajib membuat surat kuasa untuk proses integrasi.

Melengkapi Dokumen

Mengumpulkan data diri yang terdiri dari fotokopi KTP dan NPWP dari pemohon.

Melampirkan Data Teknis

Selain data diri, beberapa data teknis perlu dilampirkan. Data teknis ini berupa jenis, ukuran atau spesifikasi panel surya, genset dan inverter untuk sumber integrasi.

Pembayaran

Setelah data-data lengkap, syarat administrasi selanjutnya yakni pembayaran. Biaya yang perlu dibayarkan sesuai dengan registrasi pada PLN. Lebih jelasnya pembayaran ini digunakan untuk memperoleh penggantian KWH meter exim.

Memperoleh Izin

Syarat terakhir adalah mendapatkan izin dari instansi terkait atau PLN. Harap benar-benar memastikan izin telah didapatkan sebelum proses integrasi berlangsung.

Prosedur

Berikut beberapa prosedur yang perlu dilakukan:

Registrasi dan Pemasangan

Mengajukan permohonan: Datang ke PLN untuk mengajukan penggunaan sistem PLTS. Permohonan ditujukan pada Dirjen ketenagalistrikan dan Dirjen EBTKE.

Pengecekan: PLN mendatangi area pemasangan untuk melakukan pengecekan seperti survei dan juga inspeksi.

Menunjukkan Sertifikat: Jika survei serta inspeksi sudah dilakukan, sertifikat akan diterbitkan. Jenis sertifikat ini adalah Sertifikat Laik Operasi (SLO) sebagai bukti bahwa pemohon telah memenuhi syarat integrasi.

Instalasi: Apabila sudah mendapat izin yang diberikan PLN serta instansi yang berkaitan maka integrasi dapat dilakukan sesuai dengan regulasi. Kemudian ikuti standar dan rencana pemasangan solar panel.

Standarisasi

Standar instalasi yang dimaksud adalah untuk memenuhi atau memiliki standar keamanan dari proses pemasangan instalasi. Tanpa pemenuhan standar keamanan ini maka proses integrasi memungkinkan untuk tidak diteruskan pada pemasangannya.

Panel surya JARWINN menjadi pilihan panel yang sudah memenuhi standar keselamatan. Disarankan sebelum proses pemasangan panel berlangsung, konsultasikan permasalahan instalasi pada PLN maupun penyedia PLTS agar informasi yang di dapatkan lebih jelas.

Pemasangan panel serta prosedurnya telah diatur pada Peraturan Menteri ESDM No. 2 Tahun 2024. Adanya regulasi ini membuat proses pemasangan tidak bisa asal. Prosedur harus diikuti untuk terhindar dari pemberhentian integrasi atau hal lain yang tidak diinginkan.

Prosedur Kerja

Tiap sumber integrasi memiliki cara kerja yang berbeda. Panel surya, genset dan jaringan PLN saling bekerja sama untuk pemenuhan listrik serta melengkapi satu dan lainnya ketika daya tidak mencukupi untuk menghidupkan listrik.

Solar Panel

Bekerja dengan bantuan sinar matahari yang akan berubah menjadi energi listrik. Alat ini akan bekerja dengan energi tanpa batas sehingga lebih efisien dan hemat energi.

Genset

Saat daya dari panel surya tidak mencukupi kebutuhan listrik, secara otomatis genset akan dihidupkan. Listrik akan tetap bekerja dengan integrasi panel dan genset sebelumnya.

Jaringan PLN

Apabila kedua sumber sebelumnya masih terkendala atau ketersediaan genset tidak ada, maka jaringan PLN sebagai cadangan listrik utama akan digunakan.

Memahami prosedur atau cara kerja dari sumber integrasi menjadi hal penting, dengan begitu kita menjadi lebih paham akan pemeliharaan dan keamanan sistem integrasi. Selain memiliki kualitas yang baik panel surya JARWINN menjadi pilihan tepat untuk memenuhi standar keamanan penggunaan.

Frequently Asked Questions

Apa itu integrasi sumber energi?

Sebuah penggabungan antara tiap-tiap sumber energi yang menghasilkan listrik. Seperti panel surya, genset dan jaringan listrik PLN. Integrasi antar sumber ini membantu memenuhi kebutuhan satu sama lain saat adanya sumber yang tidak memberikan cukup energi pada suatu bangunan.

Apa saja sumber energi yang diintegrasikan?

Panel surya, genset dan jaringan PLN menjadi sumber energi listrik yang dapat diintegrasikan. Apabila panel surya tidak cukup memberikan energi bisa dibantu dengan penggunaan genset yang akan menyala otomatis. Begitu pun saat genset kehabisan daya jaringan listrik PLN akan kembali digunakan.

Apa manfaat integrasi sumber energi listrik?

Membantu memenuhi kebutuhan energi listrik. Lebih hemat biaya karena penggunaan panel surya dan bisa menjadi inovasi terbaru dari penggunaan listrik.

Apa integrasi ini memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan listrik?

Ya, penting dan membantu untuk memenuhi kebutuhan listrik. Sehingga tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan dengan adanya integrasi sumber energi ini membuat masyarakat pedalaman mampu menikmati listrik secara menyeluruh.